TENTANG SEBUAH MUSIM GUGUR

TENTANG SEBUAH MUSIM GUGUR

1. Mau motoin salah seorang teman dengan gaya tiduran di atas daun-daun musim gugur, kayak di film-film. Saya sudah membayangkan nantinya foto ini akan jadi foto fenomenal di facebook berjudul “Istanbul Fall 2012”. Ketika saya sudah siap mau ambil foto, teman tadi nyeletuk “Eh, ada tai anjing gak ya? Di Indonesia kan banyak tai anjing kalau ada tumpukan daun kayak gini”. Saya terdiam gak tau mau jawab apa. HERAN. _FALL 2012_ #Lale

2. Saya memilih ngambil foto sederhana saja, cukup sebagai kenang-kenangan ketika saya tua nanti. Kenangan bahwa saya pernah berada di negeri yang sangat jauh. Saya kemudian mengambil sehelai daun musim gugur dan saya tuliskan “Lale Fatma Yulia Ningsih, Fall, October 2012”. Dan ketika saya tua nanti saya akan berkata pada mereka “NaK, ini salah satu contoh daun musim gugur di negeri nun jauh disana, tidakkah kau ingin melihat keindahan musim gugur? Kalau ia, pergilah, selagi kalian masih ada umur, selagi kalian masih muda, lihatlah dunia”. BERJALANLAH. _FALL 2012_ #Lale

3. Ketika saya berjalan di jalanan sekitar kampus, angin bertiup kencang meniup daun-daun. Beberapa daun jatuh di depan saya, saya ngerasa seperti di film-film romantis barat. Pemeran ceweknya lagi asik dengerin musik sembari melihat dedaunan gugur, eh tiba-tiba ada cowok nabrak, dan jreng [sambil ada background music]; Love at the first sight. Tapi sebenarnya bukan itu yang ingin saya bicarakan. Saya sedang berpikir tentang tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan sepengetahuan Tuhan. Dan di tengah jalan saya bertemu dengan seorang ibu-ibu berwajah Indonesia, karena saya malu saya tak menyapa ibu tadi. Jalan menuju asrama saya terus berpikir setelah melihat kotoran burung di jalanan Istanbul; “tak ada satu kotoran burungpun yang jatuh kecuali atas sepengetahuan Tuhan, kalaupun jatuh di atas kepala orang, pasti itu teguran atau cobaan”. Beberapa saat setelah itu, saya berasumsi bahwa teguran Allah telah datang karena saya tak menegur ibu tadi; kotoran burungpun hinggap di jilbab manis saya hari ini. ASIN! _FALL 2012_ #Lale

4. Saya pandangi daun yang di atasnya saya tulis nama saya tadi. Saya merinding, teringat bahwa salah satu tanda kematian adalah bagian pusar kita akan berdenyut di waktu asar; ketika itu daun yang tertulis nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di Ars Allah SWT. Bukankah tadi saya baru saja menuliskan nama saya di salah satu daun musim gugur? NGERI. _FALL 2012_ #Lale

Advertisements

4 thoughts on “TENTANG SEBUAH MUSIM GUGUR

  1. hellosemesta says:

    Wow.. Bagus banget ide ambil fotonya Mbak, kayaknya bisa dipraktekin nih 😀

  2. Parlina Wi says:

    untung gak pake gaya tiduran itu… hahahhaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s